PART 13 | Ketidakpastian Hasil

Ketidakpastian Hasil

Lampu kamar Raka temaram. Jam dinding sudah melewati pukul dua pagi, namun matanya masih terpaku pada layar ponsel. Angka-angka bergerak cepat, warna-warni berkilat seolah menjanjikan sesuatu yang tak pernah benar-benar bisa ia genggam. Setiap ketukan jari terasa seperti keputusan besar—atau setidaknya begitu yang ia yakini. Raka selalu bilang pada dirinya sendiri, “Sekali lagi saja.” Kalimat …